Mengetahui Apa Saja Bedanya Blog Hosted dan Non Hosted, Simak Ini
Para blogger pastinya sudah tidak asing dengan hosted. Namun para pemula besar kemungkinan belum paham tentang hosted dan non hosted. Perlu Anda ketahui, terdapat dua jensi akun adsense yaitu akun adsense hosted dan non hosted. Seperti dengan namanya ada beberapa perbedaan antara blog hosted dan non hosted. Lantas apa saja bedanya blog hosted dan non hosted? Anda perlu simak informasinya di sini.
Memang
mendapat penghasilan dari Google Adsense tentu hal yang sangat menyenangkan
bagi siapa saja. Karena itu, para orang yang belum tahu namun tertarik dengan
skema mendapat uang dari Google Adsense harus mengetahui tentang hal hosted dan
non hosted terlebih dahulu. Apalagi, antara adsense hosted dan non hosted
memiliki kelebihan dan kelemahannya tersendiri yang penting untuk dijadikan
pertimbangan.
Apa Bedanya Blog Hosted dan Non Hosted?
Sebelum
membahas tentang bedanya blog hosted dan non hosted, penting untuk Anda
memahami tentang penegrtian dari adsense hoted dan non hosted terlebih dahulu.
Sebagai informasi, adsense hosted adalah sebuah akun adsense yang terkait
dengan pihak ketiga atau mitra google. Akun adsense hosted sendiri dibagi
menjadi dua yaitu Hosted YouTube dan Hosted Blogspot.
Jadi,
iklan tersebut hanya dapat ditampilkan pada mitra google seperti situs
blogspot.com dan YouTube.com. Anda bisa mendaftar dalam akun hosted dengan
sangat mudah dibandingkan akun non hosted. Sedangkan, untuk jenis akun non
hosted tidak terkait dengan mitra bersama Google. Artinya agar bisa mendapat
full approve dari pihak adsense langsung tergolong cukup sulit.
Bagi Anda yang hendak mendapat akun adsense non hosted, diperlukan hosting sendiri seperti wordpress atau web yang berbasis CMS. Bagi Anda yang masih memakai platform blogger, tetap dapat mendaftar menggunakan akun non hosted, dengan persyaratan sudah mengganti domain blogspot menjadi TLD seperti .net, .com dan masih banyak lagi. Berikut ini ada jawaban tentang bedanya blog hosted dan non hosted yang kerap diajukan.
1. Platform
Pendaftaran Akun Hosted dan Non Hosted
Seperti
yang telah disebutkan sebelumnya, akun Google Adsense hosted hanya dapat
didaftarkan lewat platform blogger dan YouTube. Hal itu mengartikan blog yang
berbasis WordPress tak bisa mendaftar apalagi bekerja sama dengan jenis
pengiklanan tersebut. Kemudian agar bisa mendapat akun hosted itu sendiri, para
pengguna harus memakai domain dan hosting gratis yang disedikan oleh blogspot.
Nantinya,
proses pendaftaran dapat dilakukan dengan mudah lewat dashboard blog
masing-masing. Inilah yang merupakan salah satu bedanya blog hosted dan non
hosted. Sebab untuk persyaratan mendapatkan akun Google Adsense non hosted
terbilang bebas. Anda bisa mendaftarkannya memakai platform blogger yang telah
dikosumisasi dengan php, Wordpress self hosted, domain TLD dan berbagai
platfrom CMS lain.
Intinya,
hampir seluruh CMS mendukung pendaftaran program Google Adsense untuk jenis non
hosted. Oleh sebab itu, bisa dibilang jika akun non hosted lebih mudah untuk
Anda dapatkan daripada akun Google Adsense hosted.
2. Kebijakan
Terkait Penampilan Iklan
Lantaran
akun hosted proses pendaftarannya hanya dapat dilakukan di platfrom blogger dan
YouTube, maka iklan juga bisa tampil pad kedua layanan itu saja. Bukan hanya
itu, jalau blogspot Anda sudah memakai domain TLD atau Top Level Domain alias
tidak memanfaatkan domain gratis dari blogspot lagi, maka iklan juga tidak akan
ditampilkan. Selain itu, akun hosted tersebut juga perlu diperbarui terlebih
dahulu.
Akun
hosted perlu diperbarui kalau Google Adsense hosted Anda dapatkan lewat
pendaftaran YouTube, sedangkan Anda juga ingin menampilkan iklan tersebut
di blog. Inilah yang merupakan bedanya
blog hosted dan non hosted. Bagaimana tidak, akun non hosted memberikan
kebebasan untuk para penggunanya.
Dimana
jenis iklan tersebut dapat tampil di bermacam platfrom. Terlepas dari platfrom
tersebut apakah Blogger, Wordpress sampai YouTube sekalipun, Anda bisa memasang
iklan untuk semuanya.
3. Kelebihan
Dari Akun Hosted dan Non Hosted
Jika
bertanya tentang bedanya blog hosted dan non hosted, maka kelebihan dari
masing-masing akun tersebut juga termasuk di dalamnya. Sebab, akun hosted juga
menawarkan sejumlah kelebihan dibandingkan dengan akun non hosted. Salah satu
kelebihannya yaitu kemudahan untuk pendaftaran lantaran hanya perlu melewati
satu kali tahap review. Hal ini jelas menguntungkan bagi para pendaftar.
Selain
itu, hal yang tak kalah penting yaitu pengguna tak perlu mengeluarkan modal
yang besar. Sebab, blog yang digunakan secara otomatis dan mendapat fasilitas
hosting serta dmoan gratis dari blogspot. Sementara itu, cukup banyak kelebihan
yang terdapat di akun non hosted, salah satunya yaitu iklan dapat tampil dimana
saja. Anda juga dapat memasang kode iklan tanpa harus menantikan review
terlebih dahulu. Akun tersebut pun bisa dipakai pada WordPress atau YouTube
tetapi yang berjenis self hosted.
4. Sisi
Kekurangan Akun Hosted dan Non Hosted
Hal
yang menjadi bedanya blog hosted dan non hosted juga terletak pada
kekurangannya. Kekurangan akun hosted sendiri cukup berat, lantaran dengan akun
tersebut maka kode iklan tak dapat dipasang pada platform lain selain YouTube
dan Blogger. Terlebih, iklan yang ada di akun hosted tersebut hanya tampil pada
jenis domain gratis saja.
Hal
itu mengartikan Anda tak bisa menampilkan iklan kalau mengganti domain menjadi
TLD. Sementara itu, kekurangan akun non hosted yaitu proses pendaftarannya
cukup sulit. Bahkan bisa-bisa satu kali mendatar belum tentu langsung diterima.
Demikian informasi tentang bedanya blog hosted dan non hosted yang penting untuk diketahui. Dengan demikian, Anda bisa mempertimbangkan antara blog hosted dan non hosted.
Jangan ragu untuk membagikan opini atau pertanyaan Anda di komentar agar kita bisa saling bertukar informasi terbaru!

Join the conversation